5+ Khutbah Nikah Multi Bahasa (Singkat, Arab, Jawa, dan Sunda)

Khutbah Nikah adalah hal yang lazim dilakukan di Indonesia, terutama setelah akad nikah dilaksanakan dalam pernikahan yang islami.

Hal ini dilakukan selain untuk mengungkapkan rasa syukur dan menambah kekhidmatan prosesi akad nikah, sekaligus juga memenuhi sunnah dalam pernikahan.

Lebih dari itu, tentu saja dapat dijadikan pengingat dan nasihat untuk sesama, baik untuk pasangan yang baru saja menggenapi separuh agama, maupun penyemangat bagi mereka yang belum menikah.

Nah, contohnya dibawah ini.

Hukum Khutbah Akad Nikah

Sebelum kami tuliskan contoh teks khutbah yang mungkin kamu butuhkan. Mari kita belajar dahulu tentang hukum dilakaukannya khutbah dalam acara pernikahan.

Jika akad akan dilaksanakan, berkhutbahlah wali, calon suami, atau orang lain. Khutbah ini hukumnya sunnah, tidak wajib, sebagaimana juga dinyatakan oleh kebanyakan ahli ilmu.

Anjuran di atas termaktub dalam kitab Al-Bayan fi Madzhabi al-imam al-Syafi’I karya Abu al-Husain al-Yamani, terbitan Dar al-Minhaj, tahun 2000, juz 9, halaman 230.

Nah, makanya, setelah menjalani masa taaruf dan khitbah, paska akad nikah kamu sebagai calon suami juga disunnahkan memberikan khutbah nikah dan doa pernikahan lho. Jadi, baca dulu ya.

Isi khutbah yang terbaik tentu nasihat dan doanya yang lengkap sesuai sunnah. Nah, berikut ini kami tulisan beberapa contoh terbaru. Beberapa poin di bawah ini adalah hal penting yang mesti ada dalam khutbah.

Supaya mudah buat kamu mengedit dan mengganti beberapa kata dan kalimat yang mungkin kurang tepat menurutmu, kami sediakan link download di akhir artikel ini.

Khutbah Nikah Singkat

Meskipun singkat dan padat kamu mesti memastikan khutbah yang kamu sampaikan setelah akad mencakup beberapa inti berikut ini:

  • Salam pembuka
  • Syukur dan hamdalah
  • Nasihat singkat tentang nikah adalah sunnah Rasulullah
  • Salam penutup

Khutbah Nikah Modern

Isinya sebenarnya sama saja dengan khutbah singkat di atas, barangkali kamu hanya perlu berimprovisasi dengan memberikan contoh pernikahan masa kini yang sukses.

Bicarakan tentang couple goal misalnya. Sisipkan beberapa ungkapan bahasa inggris, atau istilah-istilah yang ramah di telinga anak milenial kekinian.

Bikin santai dan ringan saja, namun tetap tekankan betapa pentingnya sebuah pernikahan.

Khutbah Bahasa Indonesia

Strukturnya tidak jauh beda dengan poin-poin di atas, kami juga telah menuliskannya secara lengkap, panjang, lebar dan tinggi dalam draft yang kami buat.

Kamu dapat mengunduhnya lewat link yang kami sediakan di akhir tulisan ini.

Khutbah Nikah Bahasa Arab

Tentu saja mesti menggunakan bahasa arab. Jangan khawatir, kami juga akan memberikan contohnya, semuanya satu paket dalam draft yang telah kami susun.

Kamu tentu mesti memahami betul bahasa arab untuk dapat mengucapkan khutbah versi ini dalam sebuah acara pernikahan. Hal ini penting agar tidak mengganggu khidmatnya prosesi yang berlangsung.

Khutbah Nikah Bahasa Sunda

Meskipun sudah mulai jarang diperdengarkan karena bahasa Indonesia lebih lazim digunakan, kami tetap akan memberikan kamu draft khutbah nikah berbahasa sunda.

Kami tuliskan satu contoh yang cukup panjang di dalam draft yang kami buat. Cek di tautan unduh pada akhir artikel ya.

Khutbah Nikah Bahasa Jawa

Nah, kalau khutbah berbahasa Jawa masih sangat sering dilakukan, terutama oleh orang Jawa Tengah yang dekat dengan Jawa Timur, misalnya Solo.

Umumnya bahasa yang digunakan tentu saja bahasa jawa krama atau krama inggil, namun tetap saja terkadang dicampur dengan bahasa Indonesia atau istilah ngoko untuk memudahkan para hadirin.

Agar dapat memudahkan kamu dalam menyunting atau mengganti beberapa kata yang lebih cocok dengan kondisi di lokasi kamu, kami sediakan seluruh draft versi pdf atau doc pada tautan berikut ini.

Surat dan Hadist Populer

Nah, dibawah ini juga kami tuliskan beberapa surat Al Quran populer tentang pernikahan yang mungkin bisa kamu kutip saat memberikah nasihat pernikahan.

Surat An-Nisa Ayat 1

Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhan-Mu yang menciptakan kalian dari seorang diri, dan menciptakan dari seorang jiwa itu pasangannya dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak.

Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan nama)-Nya kamu saling meminta satu sama lain dan (peliharalah) silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.

Hadist Nasai dan Turmudzi

Ada 3 orang yang berhak mendapatkan pertolongan dari Allah, (1) Orang yang berjihad di jalan Allah, (2) Budak mukatab yang ingin menebus dirinya untuk merdeka, dan (3) Orang yang menikah, karena ingin menjaga kehormatannya.

(HR. Nasai 3133, Turmudzi 1756, dan dihasankan al-Albani).

Buat kamu yang ‘belum’ waktunya nikah dalam waktu dekat, datangi dulu lah resepsi kawan-kawan terdekat, bawa kado pernikahan paling tulus yang khusus kamu beri hanya untuk sahabatmu itu.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.